Bangsa Indonesia pernah mengalami kondisi sebagai negara yang terjajah. Bahkan bukan puluhan tahun hitungannya melainkan ratusan tahun berada dalam kondisi dijajah bangsa Indonesia. Dijajah yang dimaksud adalah bangsa lain secara langsung mengambil apa yang ada di bumi Indonesia ini.
Sehingga bisa jadi karena kondisi tersebut, saat Indonesia merdeka para pendiri bangsa ini memasukkan kalimat bawah penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikeadilan dan perikemanusiaan. Bangsa Indonesia merasakan bagaimana kondisi menjadi bangsa yang dijajah. Sudah pasti tidak mengenakan, pembatasan dalam bidang kehidupan, pembatasan hak, dan pembatasan lainnya.
Perang Palestina dan Israel bukanlah perang yang disebabkan karena sentimen agama. Bila dirunut dari proses kedatangan Bangsa Israel, kondisi saat ini yang terjadi merupakan perlawanan bangsa Palestina dalam mempertahankan tanahnya yang dijajah oleh bangsa Israel. Penjajahan bangsa Israel secara terang-terangan mengambil tanah milik bangsa Palestina dan mendapat dukungan dari negara besar.
Entah apa yang dilihat oleh mata orang-orang yang mendukung penjajahan bangsa Israel terhadap bangsa Palestina? Atau seolah-olah tidak melihat ada tindakan penjajah ini? Perang ini disebabkan karena pengambilan hak dari sebuah bangsa. Sehingga apa yang dilakukan oleh bangsa Palestina sama halnya dengan bangsa Indonesia saat berada dalam kondisi dijajah. Melawan karena ingin mempertahankan apa yang ada di bumi Indonesia.
Bangsa Indonesia yang tahu bagaimana menjadi negara yang dijajah kemudian melantangkan untuk menghentikan segala bentuk penjajahan fisik. Segala bentuk penjajah harus dihapuskan. Kita tidak mendukung segala bentuk penjajahan yang dilakukan oleh bangsa manapun.
ikuti di IG: @priwae
